Minggu, 04 November 2012

TUGAS 2 SOFTSKILL BAHASA INDONESIA 2


TUGAS 2 SOFTSKILL BAHASA INDONESIA 2

Nama Kelompok :
1)    Apriyani Puspasari 20210972
2)   Merry Pangaribuan 24210366

SOAL…

 Buat kelompok kerja, maksimal 3 mahasiswa.

Tugas :
Salah satu bentuk esei kritik iaiah tinjauan buku. Kalian harus menemukan buku penunjang dalam bidang akuntansi ( buku popular ). Untuk tugas ini, kalian harus membedakan antara tujuan tinjauan dan tujuan buku tersebut. Jadi tugas kalian ada 2, yaitu apa tujuan kalian melakukan tinjauan buku X dan apa tujuan penulis menyusun buku tersebut. Selanjutnya, tugas kalian adalah :  
1.     Jelaskan apa tujuan esei kritik tinjauan buku tersebut. 
2.     Tujuan penulis buku tersebut.
Kalian harus memberikan rangkuman buku dan memberikan kesimpulan bahwa buku tersebut baik untuk dibaca atau tidak untuk dibaca.

Judul Buku   : Akuntansi Perbankan (Akuntansi Transaksi Bank Dalam Valuta Asing)
Pengarang    : N. Lapoliwa, SE.AK.MBA (Register Negara D-311)
                     Daniel S. Kuswandi, SE.AK.MBA (Register Negara D-2716)
Penerbit      : Institut Bankir Indonesia

Jawaban menurut kelompok kami:       
1.     RANGKUMAN AKUNTANSI PERBANKAN
       DEFINISI AKUNTANSI
          Akuntansi diartikan sebagai seni pencatatan, pengklasifikasian dan pengikhtisaran dengan cara yang sepatutnya dan dalam satuan uang atas transaksi dan kejadian yang setidak-tidaknya sebagian mempunyai sifat keuangan serta penginterpretasian hasil dari pencatatan tersebut.
       TUJUAN LAPORAN BANK
          Tujuan adanya laporan keuangan adalah Memberikan informasi keuangan yang dapat:
·         Dipercaya mengenai posisi keuangan perusahan.
·         Dipercaya mengenai hasil usaha perusahaan selama periode akuntansi tertentu.
·         Membantu oihak yag berkepentingan untuk menilai atau menginterpretasikan kondisi dan potensi perusahaan disesuaikan dengan kebutuhan pihak-pihak yang berkepentingan dengan laporan keuangan yang bersangkutan.
Bentuk laporan yang dihasilkan dalam perusahaan termasuk bank terdiri dari:
a)    Laporan neraca
b)   Laporan perhitungan laba rugi
c)     Laporan perubahan posisi keuangan
Bagi bank ada laporan tambahan untuk menyimpan data yang belum mempengaruhi neraca, namun sudah harus diperhitungkan oleh pihak Bank, yaitu:
Laporan Rekening Administrasi
PROSES AKUNTANSI BANK
          Akuntansi merupakan bentuk penyajian informasi yang berasal dari transaksi dan hasilnya (output) adalah laporan keuangan. Ditilik dari manfaat akuntansi ada dua kepentingan yaitu kepentingan internal dan kepentingan eksternal.
Terdiri dari beberapa tahap penyelesaian, yaitu:
a.    jurnal umum
b.    buku besar
c.    neraca saldo
d.    penyesuaian dan kertas kerja
e.    laporan laba rugi
f.    neraca
g.    laporan perubahan keuangan
h.    penutupan buku
AKTIVA / ASSET
Yaitu alokasi atau penggunaan dana (use of Fund)
Ø  Monetary Assets, yaitu uang tunai, surat berharga, tagihan-tagihan.
Ø  Non Monetary Asset, yaitu gedung (fixed Asset), inventaris kantor.
PASIVA
Yaitu Sumber dana
Ø  Volatile liability, yaitu sewaktu-waktu di tagih Giro, Tabungan, Deposito Jatuh tempo.
Ø  Non Volatile liability, yaitu Deposito belum Jatuh tempo, Modal Akuntansi Perbankan.
PRINSIP PENJURNALAN LAPORAN LABA RUGI PENDAPATAN
( + ) Kredit
( – ) Debet
BIAYA
( – ) Debet
( + ) Kredit
PERSAMAAN AKUNTANSI PERBANKAN :
AKTIVA = PASIVA
HARTA = KEWAJIBAN + MODAL



PENGAKUAN DAN PENGUKURAN
PENGKREDITAN DALAM AKUNTANSI PERBANKAN
Pengkreditan:
o Kredit diakui pada saat pencairannya sebesar pokok kredit. Kredit dalam rangka pembiayaan bersama diakui sebesar pokok kredit yang merupakan porsi tagihan bank yang bersangkutan.
o Kredit yang diberikan dengan perjanjian sindikasi ataupun penerusan kredit diakui sebesar porsi kredit yang resikonya ditanggung bank.
o Penyisihan kerugian kredit dibentuk sebesarr estimasi kerugian kredit yang tidak dapat ditagih sesuai dengan mata uang denominasi yang diberikan.
o Pendapatan bunga diakui secara akrual kecuali pendapatan bunga dari kredit dan aktiva produkstif lain yang nonperforming. Pendapatan bunga dari kredit dan aktiva produktif lain yang non performing diakui pada saat pendapatan tersebut diterima.
o Pada saat kredit diklasifikasikan sebagai non performing, bunga yang telah diakui tetapi belum ditagih harus dibatalkan.
o Beban bunga diakui secara akrual
o Seluruh penerimaan yang berhubungan dengan kredit diragukan dan macet diakui terlebih dahulu sebagai pengurangan pokok kredit. Kelebihan penerimaan dari pokok kredit diakui sebagai pendapatan bunga.
o Pendapatan selain bunga yang berkaitan dengan jangka waktu diakui selama jangka waktu tersebut.
o Apabila kredit atau komitmen kredit diselesaikan sebelum jangka waktunya maka sisa pendapatan dan beban diakui pada saat penyelesaian kredit atau komitmen tersebut.
o Pengakuan pendapatan atas tagihan bunga yang dijadikan pokok kredit dalam reangka restrukturisasi dialkukan sesuai dengan PSAK 54: Restrukturisasi Utang Piutang Bermasalah.
o Pengalihan kredit menjadi penyertaan diakui sebesar nilai wajar dari saham yang diterima.
o Penyertaan yang berasal dari restrukturisasi kredit merupakan penyertaan sementara sehingga ndinilai dengan metode biaya tanpa memeprhatikan besarnya kepemilikan. Bila terdapat penurunan permanen tersbut. Penyertaan ini disajikan terpisah dari penyertaan lain dan tidak perlu dilakukan konsolidais laporan keuangan karena sifat penyertaannya sementara.
PENGAKUAN DAN PENGUKURAN
RESTRUKSURI KREDIT DALAM AKUNTANSI PERBANKAN
o Agunan kredit yang diambil alih diakui sebesar nilai bersih yang dapat direliasasikan.
o Selisih antara nilai agunan yang diambil alih dan hasil jual diakui sebagai keuntungan atau kerugian pada saat penjualan agunan
o Penerimaan kredit yang telah dihapusbukukan diakui sebagai penyesuaian terhadap penyyisihan kerugian kredit sebesar bnilai pokok. Jika penerimaan tersbut melebihi nilai pokoknya maka kelebihan tersebut diakui sebagai pendapatan bunga
PENGAKUAN DAN PENGUKURAN
TRANSAKSI EFEK DALAM AKUNTANSI PERBANKAN
o Bank mengklasifikasikan efek pada saat perolehan dalam:
§ Dimiliki hingga jatuh tempo
§ Diperdagangkan
§ Tersedia untuk dijual
o Efek yang dibeli dengan jnaji dijual kembali merupkana jaminan transaksi kredit dan diakui sebagai tagihan repo sebesar harga jual kembali efek yang bersangkutan dikurangi pendapatan bunga yang belum dihasilkan. Selisih antara harga beli dan harga jual diperlakukan sebagai pendapatan bunga yang belum dihasilkan dan diakui sebagai pendapatan sesuai dengan jangka waktu sejak efek dibeli hingg dijual kembali.

PENGAKUAN DAN PENGUKURAN
RESTRUKSURI KREDIT DALAM AKUNTANSI PERBANKAN
o Efek yang dijual dengan janji dibeli kembali diakui sebagai kewajiban sebesar harga pembelian yang disepakati oleh bank dan nasabah dikurangi beban bunga yang belumdireliasisasikan. Selisih antara harga jual dan harga beli diperlakukan sebagai beban dibayar dimuka dan diakui sebagai bebandibayar dimuka dan diakui sebagai beban bunga sesuai dengan jangka waktu sejak efek dijual hingga dibeli kembali.
o Instrumen derivatif diakui dalam neraca sebagai aktiva dan kewajibanberdasarkan hak/kewajiban menurut perjanjian. Seluruh instrumen derivatif harus disajikan dengan nilai wajar.
o Nilai wajar diestimasi berdasarkan harga pasar, model penentuan harga atau harga pasar instrumen lain yang memiliki karakteristik serupa.
o Laba atau rugi transaksi valuta asingyang disebabkan oleh perubahan harga pasar derivatif diakui sebagai pendapatan atau beban pada periode terjadinya
PENGAKUAN DAN PENGUKURAN
PEMBIAYAAN L/C Ekspor AKUNTANSI PERBANKAN
o Pada saat menerima L/c dari bank penerbit, bank mengadministrasikan L/C yang diterima dan transaksi tersbut belum merupakan komitmen dan kontijensi
o Pada saat L/C dibayar oleh bank pembayar kepada penerima sebesar nilai L/C atau nilai reliasasinay, bank pembayar mengakui sebagai tagihan kepada bank penerbit sebesar nilai yang sama
TRANSAKSI PENGHIMPUNAN DANA MASYARAKAT
Produk disimpan sebagai berikut:
o Giro dinilai sebesar kewajiban bank kepada pemegang biro
o Tabungan dinilai sebesar jumlah kewajiban bank kepada pemilik tabungan
o Deposito dinilai sebesar jumlah pokok deposito yang tercantum dalam perjanjian antar pemilik bank dan pemegang deposito berjangka
o Sertifikat deposito dinilai sebesar nilai nominal dikurangi saldo bunga dibayar dimuka dan diamortisasi selama jangka waktu sertifikat deposito. 
2.    TUJUAN TINJAUAN

          Akuntansi perbankan membahas konsep pengertian dan proses akuntansi pada umumnya dan bagaimana penerapannya pada perusahaan bank. Untuk membedakan aplikasi akuntansi dari satu jenis perusahaan lainnya terhadap jenis perusahaan liannya dapat di identifikasi melalui sistem rekeningnya .
Bank-bank di Indonesia pada umumnya memelihara rekening-rekening yang hamper seragam, apalagi karena adanya kewajiban menyampaikan laporan berkala bulanan kepada Bank Indonesia. Dengan berlakunya pernyataan PAI nomor 7 tentang Standar Khusus Akuntansi Perbankan Indonesia (SKAPI) yang telah mengalami penyesuian melalui pernyataan Akuntansi Keuangan No. 31 (PSAK) No. 31) terhitung mulai Laporan Keuangan yang berakhir 1993, maka bank-bank perlu melakukan penyusuaian atas rekening-rekening pembukuan

2.    Tujuan penulisan buku tersebut :

TUJUAN PENULIS 

          Buku ini di buat di harapkan agar dapat lebih mampu membrtikan sumbangan berartibagi pengembangan dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan perbankan, para professional di bidang keuangan perguruan tinggi maupun masyarakat pada umumnya.
Mendukung setiap upaya untuk meningkatkan pengertian dan pemahaman masyarakat mengenai perbankan dalam berbagai aspeknya. Salah satu di antaranya adalah di bidang akuntansi yang merupakan sumber utama bagi pengembangan system informasi manajemen yang mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam manajemen bank. Untuk dapat menyelenggarakan system akuntansi yang baik di perlukan buku rujukan yang mampu memberikan pedoman yang benar dan senantiasa di mutakhirkan. 

KESIMPULAN

          Dalam buku ini dapat di simpulkan bahwa akuntansi perbankan sangat di perlukan dalam perekonomian, bukan hanya di Indonesia saja tapi di luar negeri. Buku ini memberikan konsep-konsep dasar akuntansi keuangan serta perhitungan-perhitungan proses akuntansi perbankan pada umumnya. Dalam pembahasannya buku ini banyak memberikan pengetahuan tentang bagaimana cara kita melakukan transaksi antar bank.
Buku ini layak di pakai karena mudah di mengerti pembahasannya, serta perhitungannya yang dapat di cerna dengan baik, serta informasi keuangan yang lengkap tentang perbankan .

Sabtu, 03 November 2012

Tugas Softskill Bahasa Indonesia 2


Tugas Softskill Bahasa Indonesia 2 (Tugas I)

Nama Kelompok :
1.       Apriyani Puspasari 20210972
2.       Merry Pangaribuan 24210366



Tugas Softskill Bahasa Indonesia 2
                                                             
(1)  Beri komentar tentang artikel berikut ini:

             Pemasaran adalah merupakan salah satu kegiatan utama dalam bidang perekonomian,  samping kegiatan produksi dan konsumsi. Konsumsi baru bisa terlaksana setelah adanya kegiatan produksi dan pemasaran. Dengan kata lain, produksi dan pemasaran dapat membantu terlaksananya tujuan konsumsi. Pemasaran jika kita lihat berada diantara produksi dan konsumsi, yang berarti bahwa pemasaran menjadi penghubung antara dua faktor tersebut. Dalam kondisi perekonomian sekarang ini, tanpa adanya pemasaran orang sulit mencapai tujuan konsumsi yang memuaskan. Betapapun baiknya produk yang dihasilkan, jika orang lain tidak mengetahuinya, maka produk tersebut sulit akan laku. 
      Jelaskan selengkap mungkin apa, kesalahan yang kalian temukan pada artikel di atas!
  •      Komentar
        Dalam baris pertama terdapat pemborosan kata karena ada kata adalah dan merupakan yang memiliki fungsi yang sama yaitu penjelasan.
            Dalam baris kedua terdapat kata baru sebelum kata bisa penggunaan kata baru juga termasuk pemborosan kata karena jika hanya menggunakan kata bisa kalimat sudah dapat dipahami.
           Baris ke-4 pada kalimat pemasaran jika kita lihat berada diantara produksi dan konsumsi. kalimat ini tidak efektif kalimat ini akan jadi efektif apabila kalimat jika kita lihat dihilangkan.
       Baris ke-5 terdapat pemborosan kata yaitu berarti dan bahwa, seharusnya digunakan salah satu saja karena keduanya memiliki fungsi yang sama yaitu penjelasan.
         Dalam baris ke-6 penggunaan kata ini setelah kata sekarang seharusnya tidak perlu karena kata sekarang sudah berarti penegasan saat ini.
Dalam baris terakhir kata akan membuat kalimat menjadi tidak efektif.
          Dari paragraf keseluruhan, menurut kami artikel diatas belum memenuhi kualifikasi sebagai artikel ilmiah karena beberapa hal seperti penyusunan kata yang kurang sistematis dan efektif, seperti pada “tujuan konsumsi yang memuaskan”, “sulit akan laku”, serta koherensi antar paragraf yang masih kurang dan perlu diperbaiki.
(2).      Pemukiman kumuh sering diidentikkan dengan kemiskinan, bahkan hasil penelitian Ismail (1991:1) menunjukkan bahwa pertumbuhan pemukiman kumuh berhubungan positif dengan problema kemiskinan penduduk. Semakin banyak penduduk miskin di perkotaan, semakin meningkat jumlah pemukiman (kampong) kumuh. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penduduk pemukiman kumuh merupakan masyarakat miskin. Keterbatasan ekonomi dan keadaan social yang kurang mendukung mengakibatkan lapisan penduduk marjinal DKI Jakarta dengan terpaksa dan atau sengaja bermukim di pemukiman kumuh. Di antara mereka bahkan mendirikan bangunan liar pada lokasi yang tidak diperuntukkan sebagai pemukiman atau pada lahan milik pihak lain. Timbul masalah kesehatan yang mendasar, seperti: masalah air minum, tinja, sampah, sanitasi makanan, serangga dan pencernaan yang disebabkan oleh timbulnya pemukiman kumuh. Permasalahan kesehatan tersebut yang telah menjadi problematika bagi masyarakat maupun aparat pemerintah.
 Berdasarkan artikel no 2 susun (1) Rumusan masalah, (2) Tujuan penelitian

1.       Rumusan Masalah
1.  Apa saja faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya pemukiman kumuh?
2.  Apa saja masalah-masalah yang timbul akibat permukiman kumuh?
3.  Bagaimana upaya untuk mengatasi permukiman kumuh?

2.       Tujuan penelitian 
  •       Untuk mengetahui sebab atau faktor-faktor timbulnya permukiman kumuh. 
  •       Untuk mengetahui masalah-masalah yang timbul akibat permukiman kumuh
  •       Untuk mengetahui upaya untuk mengatasi permukiman kumuh.